saatnya pena dalam genggaman tuk menulis
kumpulkan sisa hidup yang kadang terlalu tragis
menangis menyerah bersimpuh sebelum berpeluh
tak terhitung lagi seberapa sering aku mengeluh
walaupun rapuh takkan kukatakan ku tak mampu
sebesar usahaku untuk dapati hidupku
yakinkan selalu hatiku untuk memilih
satu jalan yang tak mungkin tuk kan beralih